Denpasar, Karangaseminfo.com – Upaya memperkuat peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat terus digelorakan. Ny. Putri Koster membuka kegiatan Bina Posyandu Angkatan IV Tahun 2026 dengan pesan tegas mengenai pentingnya kualitas dan pemahaman kader.
Dalam kegiatan yang berlangsung di Bapelkesmas Provinsi Bali tersebut, ia menekankan bahwa kader Posyandu memiliki fungsi yang lebih luas dari sekadar pelayanan rutin.
“Posyandu harus dikelola dengan baik. Kader tidak hanya melayani, tetapi juga mampu mencatat serta menyampaikan kebutuhan masyarakat,” tegasnya.
Sebanyak 112 peserta dari Denpasar dan Buleleng mengikuti kegiatan ini, mencerminkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan Posyandu di berbagai wilayah.
Selama tiga hari, peserta dibekali berbagai materi dari lintas sektor, mulai dari pendidikan, sosial, hingga ketertiban umum, yang semuanya berkaitan dengan penguatan enam Standar Pelayanan Minimal.
Tidak hanya teori, peserta juga mendapatkan pemahaman tentang bagaimana mengintegrasikan program Posyandu ke dalam sistem perencanaan daerah, sehingga program dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.
Ketua panitia, Ni Komang Sriani, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader agar mampu menjawab tantangan pelayanan masyarakat yang semakin kompleks.
Melalui pelatihan ini, Posyandu diharapkan semakin adaptif dan mampu memberikan layanan yang lebih menyeluruh.
Pada akhirnya, penguatan kader menjadi kunci utama dalam menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran bagi masyarakat. (pn)
