JEMBRANA, Karangaseminfo.com – Suasana penuh kebersamaan mewarnai pembukaan Loka Sabha Madya VIII Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi (MGPSSR) Kabupaten Jembrana yang digelar di Gedung Kesenian Dr. Ir. Soekarno, Sabtu (9/5). Kegiatan tersebut dibuka langsung Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta yang juga menjabat Ketua Umum MGPSSR Provinsi Bali.
Dalam arahannya, Giri Prasta mengajak seluruh semeton Pasek untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat implementasi Catur Swadharmaning Kepasekan sebagai landasan utama kehidupan organisasi dan spiritualitas umat.
Menurutnya, MGPSSR memiliki peran penting sebagai wadah pemersatu sekaligus benteng pelestarian adat, budaya, seni, dan tradisi Bali agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
“Kalau kita bersatu, maka setengah perjuangan berhasil. Kalau kita tidak bersatu, maka setengah perjuangan gagal,” ujar Giri Prasta di hadapan peserta loka sabha.
Ia menilai kekompakan menjadi modal utama dalam membangun kekuatan organisasi sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia semeton Pasek di seluruh Bali, termasuk di Kabupaten Jembrana.
Selain itu, Wagub Bali juga mendorong pengurus MGPSSR agar lebih serius melakukan pendataan organisasi, mulai dari keberadaan Ida Pandita Mpu Nabe, Ida Pandita Mpu, jumlah semeton Pasek, hingga kondisi Pura Dadia Pasek di masing-masing kecamatan.
Menurutnya, langkah tersebut penting sebagai dasar pengambilan kebijakan organisasi, termasuk dalam upaya pelestarian dan restorasi pura-pura dadia yang membutuhkan perhatian bersama.
Giri Prasta menegaskan bahwa leluhur Pasek dikenal memiliki kebijaksanaan dan pengetahuan yang tinggi. Karena itu, ia berharap seluruh semeton mampu menjaga nilai persaudaraan dan menghindari konflik internal yang dapat melemahkan organisasi.
Di penghujung acara, ia mendoakan agar Loka Sabha Madya VIII MGPSSR Kabupaten Jembrana dapat berlangsung lancar dan menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan organisasi ke depan.
Harapan serupa disampaikan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Ia meminta siapapun yang nantinya dipercaya memimpin MGPSSR Kabupaten Jembrana agar mengedepankan musyawarah mufakat dan menjaga semangat saling membantu antaranggota.
“Yang paling penting adalah tetap menjaga persaudaraan dan kebersamaan dalam organisasi,” ujarnya. (*pn)
