Denpasar, Karangaseminfo.com – Menjelang libur panjang Paskah 2026, Pertamina memastikan ketersediaan energi di Bali tetap aman. Pasokan LPG di wilayah Bali bahkan ditingkatkan hingga 49 persen guna mengantisipasi peningkatan kebutuhan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Jatimbalinus Ahad Rahedi mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan lancar selama periode libur.
“Langkah ini kami ambil untuk memastikan distribusi LPG tetap lancar dan mencukupi kebutuhan masyarakat selama long weekend,” jelasnya.
Menurutnya, LPG tabung 3 kilogram menjadi produk yang paling banyak digunakan masyarakat, terutama untuk aktivitas rumah tangga selama libur panjang.
Untuk menjaga ketersediaan pasokan, Pertamina menyiapkan penyaluran tambahan di luar jadwal reguler.
Secara total, sekitar 131.600 tabung LPG tambahan telah dipersiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh Bali.
Ahad juga mengimbau masyarakat agar tetap bijak dalam membeli LPG serta tidak terpancing isu yang belum jelas kebenarannya.
“Stok LPG dalam kondisi aman dan tercukupi. Jangan mudah terpancing informasi yang belum diverifikasi,” tegasnya.
Pertamina juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan LPG sesuai peruntukannya. LPG 3 kg diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu, sementara produk Brightgas ditujukan bagi masyarakat yang mampu.
Penggunaan sesuai ketentuan diharapkan dapat menjaga pemerataan distribusi energi di Bali.
Selain LPG, Pertamina memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bali juga dalam kondisi aman.
Pemeriksaan sarana dan fasilitas SPBU dilakukan secara berkala, termasuk pengawasan kualitas dan kuantitas BBM.
Langkah build up stok juga dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas kendaraan selama libur panjang.
Pertamina turut memperkuat koordinasi dengan agen LPG dan pengelola SPBU serta melakukan pemantauan stok secara real-time hingga ke berbagai daerah.
Dengan kesiapan tersebut, Pertamina memastikan masyarakat dapat menjalani aktivitas rumah tangga, ibadah, hingga perjalanan selama libur panjang Paskah 2026 tanpa kekhawatiran terhadap ketersediaan energi. (pn)
