Karangasem, Karangaseminfo.com – Akses jaringan telekomunikasi di Kabupaten Karangasem belum sepenuhnya merata. Hingga saat ini, 15 wilayah di daerah tersebut masih tergolong blank spot, sehingga warga mengalami kesulitan untuk berkomunikasi maupun mengakses layanan internet.
Kepala Diskominfo Karangasem Ida Nyoman Astawa menyebutkan bahwa dari delapan kecamatan yang ada di kabupaten tersebut, hanya Kecamatan Bebandem yang seluruh wilayahnya telah menikmati akses jaringan secara penuh.
Adapun tujuh kecamatan lainnya masih memiliki sejumlah titik yang belum terjangkau sinyal.
“Beberapa wilayah di Karangasem masih mengalami blank spot karena faktor geografis, di mana wilayah tersebut dikelilingi oleh perbukitan sehingga sinyal susah masuk ke wilayah tersebut,” kata Astawa.
Ia menjelaskan, titik blank spot tersebut tersebar di beberapa kecamatan, yakni Karangasem satu wilayah, Rendang tiga wilayah, Abang tiga wilayah, Manggis tiga wilayah, Kubu tiga wilayah, Selat tiga wilayah, serta Sidemen tiga wilayah.
Kondisi topografi yang berbukit membuat akses sinyal telekomunikasi sulit menjangkau sejumlah kawasan permukiman warga.
Untuk mengatasi persoalan ini, Diskominfo Karangasem telah melakukan koordinasi dengan operator telekomunikasi agar membangun jaringan di wilayah-wilayah yang masih kosong sinyal.
Namun hingga kini upaya tersebut belum membuahkan hasil karena sejumlah operator menilai investasi pembangunan jaringan di wilayah tersebut belum cukup menjanjikan secara bisnis.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga telah mengajukan usulan kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait agar wilayah blank spot tersebut dapat masuk dalam program pembangunan jaringan telekomunikasi.
Usulan tersebut disampaikan melalui portal SIGNAL yang menjadi jalur resmi pengajuan pembangunan jaringan di daerah.
Astawa mengatakan pihaknya masih menyiapkan data pendukung agar wilayah-wilayah tersebut memenuhi syarat yang ditetapkan pemerintah pusat.
“Selain melakukan usulan ke pusat untuk solusi sementara kami juga telah menyediakan layanan internet gratis di desa-desa dengan sumber pendanaan dari APBD,” ujarnya. (pn)
